Paperkaltim.id, Internasional â Video aksi heroik seorang pejuang perlawanan di Gaza menyita perhatian publik setelah viral di media sosial X. Aksi tersebut terjadi di Khan Yunis, Gaza selatan, ketika tujuh tentara Israel tewas terbakar di dalam kendaraan tempur setelah disergap oleh pejuang Hamas dengan alat peledak.
Menurut laporan media Israel yang dikutip jurnalis militer Doron Kadosh pada 25 Juni 2025, kejadian ini berlangsung sekitar pukul 17.30. Sebuah alat peledak berhasil ditempatkan oleh pejuang Hamas ke dalam kendaraan pengangkut lapis baja jenis POM milik pasukan teknik Israel. Ledakan hebat menyebabkan seluruh kendaraan dilalap api, menewaskan semua pasukan di dalamnya.
Pihak militer Israel mengerahkan tim pemadam dan membawa buldoser D-9 untuk menutup kendaraan dengan pasir, namun usaha pemadaman gagal total. Kendaraan yang masih terbakar kemudian diderek ke wilayah Israel, tempat api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun tidak satu pun dari ketujuh tentara berhasil diselamatkan.
Sayap militer Hamas, Brigade Qassam, mengklaim bertanggung jawab atas operasi ini. Dalam pernyataan resminya, mereka menyebut alat peledak Shuath berhasil ditempatkan secara presisi dan menghancurkan kendaraan militer beserta isinya. Tak hanya itu, satu kendaraan Israel lainnya juga sempat menjadi target penyergapan serupa di dekat Masjid Ali bin Abi Talib.
Tentara Israel kemudian mengumumkan identitas ketujuh prajurit yang tewas. Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyampaikan duka cita mendalam kepada para keluarga korban dan menyebut insiden ini sebagai momen berat dalam perang yang terus berlangsung.
Konflik di Gaza telah berlangsung hampir dua tahun sejak Oktober 2023. Meski Israel menyatakan target utamanya adalah pemberantasan total Hamas, hingga kini kelompok tersebut masih aktif dengan ribuan pejuang yang terus melakukan penyergapan terhadap pasukan Israel.
Di luar Hamas, kelompok perlawanan lain seperti Brigade Quds dari Jihad Islam Palestina (PIJ) juga tetap melakukan operasi di berbagai titik Jalur Gaza, memperlihatkan bahwa perlawanan Palestina belum mereda.