Paperkaltim.id, SAMARINDA - Sebagai anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Apansyah, menegaskan pentingnya peran serta perusahaan tambang dalam pemeliharaan infrastruktur yang mereka manfaatkan.
Hal ini disampaikan Apansyah, saat menyoroti terkait kondisi infrastruktur yang semakin memprihatinkan, khususnya pada jalur Sangatta-Rantau Pulung yang saat ini mengalami kerusakan parah.
ââ¬ÅKetimpangan infrastruktur dasar di Kutai Timur adalah persoalan lama yang harus segera menjadi prioritas utama. Kami sangat prihatin melihat kondisi jalur Sangatta-Rantau Pulung yang tidak mendapatkan perhatian yang layak. Infrastruktur yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tegas Apansyah.
Apansyah menjelaskan bahwa kegiatan pertambangan yang berlangsung di daerah tersebut seharusnya memberikan dampak positif, tidak hanya dari segi ekonomi tetapi juga dalam hal sosial, terutama dalam pengembangan infrastruktur.
Kami di DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus mengawasi isu ini agar pembangunan tidak lagi meninggalkan masyarakat di belakang. Perusahaan tambang harus berkontribusi dalam pemeliharaan jalan dan infrastruktur lain yang mereka gunakan, tambahnya.
Dengan keprihatinan yang mendalam terhadap kondisi saat ini, Apansyah berharap adanya percepatan pembangunan daerah melalui keterlibatan semua pihak.
Kami mengajak semua pemangku kepentingan untuk bersama-sama mewujudkan infrastruktur yang lebih baik. Dengan demikian, semua lapisan masyarakat dapat merasakan manfaatnya dan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi akibat infrastruktur yang tidak memadai. pungkasnya.
Apansyah menekankan komitmen DPRD Kaltim untuk bekerja keras mendalami isu ini agar ke depan, setiap kebijakan dan pembangunan infrastruktur dapat dirasakan dan diakses oleh seluruh masyarakat, khususnya di Kutai Timur.(*)
(Adv/DPRDKaltim)