Paperkaltim.id, London â Slogan iklan âNothing beats a Jet2 holidayâ tibaâtiba menjadi bahan lawakan global. Sejak Maretâ¯2025, potongan suara narator perempuan dalam iklan Jet2holidays dibanjiri jutaan parodi di TikTok, X, hingga Instagram. Menurut situs Know Your Meme, lebih dari 124â¯ribu video memakai audio itu sebelum akhirnya frasa tersebut resmi diklasifikasi sebagai meme internasional pada Aprilâ¯2025.
Iklan aslinya tayang perdana Desemberâ¯2022, menampilkan keluarga gembira berlibur di pantai sambil diiringi âHoldâ¯Myâ¯Handâ milik Jess Glynne. Video itu sempat diunggah ulang ke TikTok pada 4â¯Januariâ¯2024, namun baru meledak setahun kemudian ketika para kreator Inggris mulai menyandingkan suara riang itu dengan rekaman liburan âbencanaââmulai koper hilang, unta ngamuk, hingga toilet hotel jebol.
Puncak tren tercatat AprilâJuniâ¯2025. Klip TikTok @charlotteoandr soal kursi darurat Jet2 tembus 32â¯juta penayangan. Varian lain menampilkan turis tergelincir semen basah atau penumpang menggigil di kabin. Kontras antara kalimat âNothing beatsâ¦â dan kenyataan kacau inilah yang memancing gelak tawa warganet.
Alihâalih tersinggung, Jet2 memanfaatkan momen. Akun resmi maskapai merilis parodi serupa dan meluncurkan #Jet2Challenge dengan hadiah voucher liburan £1.000. Responsnya fantastis: 12â¯juta tampilan dalam dua minggu dan lonjakan pencarian paket liburan Jet2 sebesar 18â¯persen pada kuartal IIâ2025.
Efeknya merambah dunia nyata. Saat konser Jess Glynne di Manchester, penonton serempak meneriakkan âJet2â¯holiday!â di pertengahan lagu, membuat penyanyi itu tertawa di atas panggung. Beberapa bandara Inggris bahkan melaporkan calon penumpang bernyanyi kompak sambil antre boarding Jet2.
Dosen pemasaran digital University of Leeds, Dr. Amelia Stone, menilai kesuksesan ini contoh coâcreation branding. âKetika merek membiarkan konsumen memelintir pesan, engagement melejit. Tantangannya, jangan sampai makna berbalik merusak citra,â katanya.
Kritik pun muncul: sejumlah pengguna menjadikan meme sebagai sindiran soal kursi sempit hingga keterlambatan Jet2. Maskapai merespons dengan penambahan kapasitas rute dan percepatan proses refund agar ironi tak berubah menjadi boikot.
Fenomena âNothing beats a Jet2 holidayâ menunjukkan betapa cepat kampanye komersial bermetamorfosis menjadi identitas pop. Selama Jet2 dapat menjaga mutu layanan, candaan warganet justru berubah menjadi promosi gratis yang mendongkrak penjualan.