image Laga final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea dan Paris Saint-Germain (PSG) di MetLife Stadium, AS

Paperkaltim.id, New York – Laga final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea dan Paris Saint-Germain (PSG) di MetLife Stadium, AS, berakhir tidak hanya dengan kemenangan 3-0 bagi The Blues, tetapi juga diwarnai kericuhan di menit-menit akhir pertandingan. Ketegangan memuncak usai bek Chelsea, Marc Cucurella, ditarik rambutnya oleh gelandang PSG João Neves pada menit ke-85. Aksi tersebut langsung berujung kartu merah setelah ditinjau melalui VAR.

Usai peluit akhir, konflik kembali pecah di tengah lapangan saat kiper PSG Gianluigi Donnarumma terlibat adu argumen dengan penyerang muda Chelsea, João Pedro. Situasi kian panas saat pelatih PSG, Luis Enrique, masuk ke lapangan dan terekam mendorong serta mencekik ringan Pedro, yang membuat pemain itu terjatuh. Momen itu langsung mengundang reaksi dari bangku cadangan kedua tim.

Laporan menyebut, insiden bermula dari komentar Pedro soal selebrasi pemain PSG yang dianggap berlebihan. Donnarumma menanggapi dengan kalimat keras, yang memicu suasana tegang. Enrique mengaku berniat melerai namun emosinya meledak sesaat. Pelatih Chelsea, Enzo Maresca, segera menarik pemainnya menjauh, sementara ofisial dan staf PSG nyaris ikut tersulut.

Beberapa rekaman juga memperlihatkan Cucurella mencoba menenangkan rekan-rekannya yang protes keras kepada wasit usai kartu merah. Ketegangan pun terus meningkat hingga pihak keamanan stadion turun tangan, memisahkan kedua tim dan mengawal jalannya penyerahan trofi agar tetap berlangsung aman.

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) langsung turun tangan dengan membuka investigasi disipliner. Luis Enrique kemungkinan dijatuhi larangan mendampingi tim dalam laga internasional. Sementara itu, Donnarumma dan João Pedro juga terancam sanksi atas dugaan provokasi dan tindakan tidak sportif.

Di kubu Chelsea, perayaan juara tetap berlangsung. Cole Palmer, pencetak dua gol, menyebut insiden itu sebagai hal yang emosional tapi menyayangkan meledaknya tensi. Klub menyatakan siap bekerja sama penuh dengan FIFA dalam penyelidikan.

Sementara PSG menutup malam dengan rasa pahit. Kekalahan telak ditambah insiden emosional membuat pelatih Enrique menyampaikan permintaan maaf dalam konferensi pers. Ia berjanji akan lebih bijak dan bahkan disebut telah menyampaikan permintaan maaf langsung ke Pedro di lorong pemain.

FIFA menyatakan akan menyampaikan hasil penyelidikan awal dalam 10 hari ke depan. Rekaman CCTV stadion dan laporan resmi wasit bakal menjadi bukti penting untuk menentukan siapa saja yang bertanggung jawab atas insiden panas tersebut.

  • Tag:
  • Tidak Ada

Bergabung Bersama Kami

Dapat kan info menarik secara langsung dan ter update dari kami.

Night
Day