Paperkaltim.id, SAMARINDA - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Ananda Emira Moeis, menekankan pentingnya refocusing anggaran daerah pada tiga sektor utama, yaitu pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Dimana menurut Ananda sapaan akrabnya, ketiga sektor ini dipandang sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan prioritas utama dalam alokasi anggaran daerah.
Ananda menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa alokasi anggaran tersebut dapat memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat.
"Kami percaya bahwa pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur adalah pondasi penting dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, ketiga sektor ini wajib mendapatkan prioritas dalam anggaran," ujarnya.
Lebih lanjut, Ananda mengungkapkan bahwa Fraksi PDI Perjuangan akan secara aktif memantau implementasi program-program unggulan, seperti GratisPol (pendidikan dan layanan kesehatan gratis) serta JosPol (jaringan sosial politik).
Evaluasi terhadap program-program tersebut akan dilakukan dengan objektif, berdasarkan capaian yang tercatat di lapangan.
"Program yang baik akan kita apresiasi, sementara yang belum maksimal akan kita berikan masukan dan kritik konstruktif. Saat ini masih tahap awal, jadi kita berikan ruang untuk pelaksanaan yang optimal," tegasnya.
Untuk itu, dirinya mengharapkan langkah-langkah awal yang diambil dapat membangun koordinasi yang lebih solid antara legislatif dan eksekutif.
"Kami bertujuan untuk mewujudkan pembangunan Kaltim yang lebih responsif dan berpihak pada kepentingan seluruh lapisan masyarakat," imbuh Nanda.
Dengan tekad yang kuat untuk menciptakan perubahan positif, dirinya menyebutkan bahwa DPRD Kaltim berkomitmen untuk terus berkolaborasi dalam menciptakan kebijakan yang menguntungkan dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Timur.
Sebagai penutup, Ananda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta dalam proses pembangunan dengan memberikan masukan dan kritik yang konstruktif, demi kemajuan Kalimantan Timur yang lebih baik.(*)